Review Singkat Avengers: Infinity War


Beberapa waktu lalu di Indonesia ngetrend batu akik. Konon katanya beberapa jenis batu tersebut mempunyai kekuatan mistis. Demikian pula di negeri Marvel. Saat ini disana sedang heboh karena ada makhluk jahat yang berusaha mengumpulkan batu bertuah tersebut dengan berbagai cara. Jika Anda suka melihat film Marvel dan musuhnya gampang dikalahkan, maka kali ini akan ada yang berbeda dalam Avengers: Infinity War.

Review Singkat Avengers: Infinity War

Foto dari Marvel Studios

Si jahat dalam Infinity War dijuluki Thanos. Thanos mencari batu akik bernama Infinity Stone. Jumlahnya ada 6 buah dan tersebar di berbagai penjuru dunia. Batu akik yang berhasil direbut kemudian dipasang di kaus tangannya. Jika Thanos berhasil menguasai semua batu akik tersebut maka akan mempunyai kekuatan yang luar biasa. Dia bisa menghapus setengah dunia hanya dengan menjetikkan jari.

Garis besar film ini sederhana saja yaitu perjuangan Thanos dalam mencari satu persatu Infinity Stone dan tentu saja mengisahkan bagaimana para avengers berusaha untuk menghentikan langkah pencari batu akik ini. Musuh yang kuat membuat banyak sekali avengers yang turun gunung. Ada Iron Man, Thor, Hulk, Steve Roger, Black Widows, Star Lord, Doctor Strange, Spiderman dan kawan kawannya.


Tempo film berjalan cepat pada awal film, kemudian sedikit mengendur pada bagian tengah dan kembali seru pada akhir film. Cerita utama sebenarnya bukan tentang avengers, tapi lebih dititik beratkan mengenai alasan Thanos mencari Infinity Stone dan mengapa ingin menghapus sebagian isi dunia.

Avengers: Infinity War menyuguhkan pertempuran yang kolosal. Cgi yang ditampilkan cukup halus. Tapi menurut saya si Thanos agak terlihat kaku dan masih terasa cgi. Seperti halnya Thor: Ragnarok yang dibalut banyak humor, film ini juga mengusung hal yang sama. Walau demikian kisahnya akan semakin gelap ke belakang dan mungkin akan mengejutkan penonton karena endingnya berbeda dengan kebiasaan Marvel sebelumnya.

Selain versi 2D, Avenger: Infinity War juga tersedia dalam format 3D. Kualitas 3D nya lumayan bagus, ada beberapa adegan yang bisa pop out. Jika mau menunggu sampai credit title berakhir maka akan ada sebuah tambahan adegan yang berisi sekilas petunjuk tentang film Marvel mendatang.

Kisah Avengers selanjutnya akan tayang pada tahun 2019 mendatang. Jika Anda tidak puas dengan akhir kisah Avengers: Infinity War maka harus menunggu setahun lagi. Film yang dibagi menjadi 2 bagian tentu saja akan menuai pro kontra. Bisa menimbulkan rasa penasaran ke film selanjutnya maupun bisa menggerutu karena endingnya tidak sesuai keinginan.

Semoga Bermanfaat

Leave a Reply

*