Connect with us

Movie

Review Film Logan, Sadis dan Kelam

Published

on

Mendengar tokoh Wolverine di dunia X-Men tentu saja teringat kepada pemerannya yaitu Hugh Jackman. Setelah memerankan Wolverine sejak tahun 2000, akhirnya Hugh Jackman pensiun memerankan tokoh tersebut melalui film terakhirnya bertajuk Logan. Dalam film ini Patrick Stewart juga memainkan tokoh Professor X untuk terakhir kalinya.

Review Film Logan, Sadis dan Kelam

Film besutan James Mangold ini bersetting di masa depan. Saat itu mutant berada di ambang kepunahan karena tidak ada lagi generasi baru. Logan (Hugh Jackman) bekerja sebagai sopir limosin. Dia mulai menua dan sakit-sakitan serta kehilangan kemampuannya untuk menyembuhkan diri. Bersama Charles Xavier (Patrick Stewart) dan Caliban (Stephen Merchant ), mereka tinggal di perbatasan Meksiko. Xavier sendiri menderita penyakit yang membuat kekuatannya tidak terkontrol.

Pada suatu hari Logan bertemu dengan Laura Kinney (Dafne Keen) yang ternyata merupakan mutant X-23. Mereka kemudian dikejar oleh Zander Rice (Richard E. Grant) dan Donald Pierce (Boyd Holbrook). Sanggupkah Logan menyelamatkan Laura dan membawanya ke tempat yang aman.

Review Film Logan, Sadis dan Kelam

Film ini memang bernuansa kelam, menampilkan sisi manusiawi Logan sebagai orang biasa yang mulai kehilangan kekuatannya dan juga mulai menua. Bahkan untuk membaca tulisan di ponsel harus menggunakan kacamata. Demikian juga dengan Profesor X yang ditampilkan dalam karakter yang sangat tua namun banyak bicara. Hugh Jackman dan Patrick Stewart memainkan peran ini dengan sangat baik. Sementara itu aktor cilik Dafne Keen juga tampil memukau sebagai Laura alias X-23. Dia bisa mengekpresikan emosi dengan baik walau dengan sedikit dialog.

Advertisement

Genre film ini lebih ke drama action. Sehingga porsi drama lebih banyak mengisi film sepanjang 136 menit ini. Jika Anda menginginkan action yang penuh ledakan seperti film X-Men lainnya maka tidak akan mendapatkannya dalam Logan. Porsi action lebih banyak ke pertarungan jarak dekat dengan menggunakan cakar. Sehingga lebih sadis dan penuh darah. Banyak adegan dipenggal dan ditusuk-tusuk. Meski film superhero namun sangat tidak cocok untuk anak-anak karena mengandung banyak kekerasan baik visual maupun ucapan. Di Indonesia rating film ini adalah 17 tahun keatas.

Hal yang membuat film ini menarik tentu saja kisah ceritanya. Menceritakan sisi manusiawi superhero, meski tema tersebut bukanlah hal baru lagi. Apakah Logan benar-benar pensiun dalam film ini? Kalau penasaran bisa membaca spoiler ending film Logan dibawah ini.

Spoiler Ending Film Logan

Ternyata Laura atau X-23 adalah putri Logan. Dia lahir lewat inseminasi buatan dari genetik Logan yang direkayasa oleh Transigen.  Zander Rice (Richard E. Grant) kemudian mengirimkan kloningan Logan untuk mengambil Laura. Kloning yang bernama X-24 berhasil membunuh Charles Xavier dan juga Logan. X-24 akhirnya dibunuh oleh Laura dengan ditembak peluru adamantium. Laura kemudian menguburkan Logan dan memberi tanda X pada kuburannya. Pada saat scene ini orkestranya mirip lagu Queen – Who Wants To Live Forever.

Secara keseluruhan film Logan merupakan film yang layak ditonton, menampilkan kehidupan superhero yang kelam, penuh kekerasan serta emosional. Menurut saya mendapat 7,5 dari 10 bintang.

Advertisement

Semoga Bermanfaat

Movie

Mengenal Copycat, Doppelganger Berbahaya di Dunia Deadpool

Published

on

Copycat, bagaikan bayangan, dia hadir dengan wajah dan kekuatan orang lain. Mutan misterius ini mampu meniru penampilan dan kekuatan mutan lain dengan sempurna, menjadikannya agen rahasia yang tak terduga dan lawan yang sangat berbahaya.

Mengenal Copycat Doppelganger Berbahaya di Dunia Deadpool

Asal-usul Si Peniru:

Diciptakan oleh Fabian Nicieza dan Rob Liefeld, Copycat, bernama asli Vanessa Carlysle, pertama kali muncul di komik New Mutants #98 (1991). Awalnya, dia bekerja sebagai agen mata-mata, menggunakan kemampuan transformasi untuk menyamar dan mengumpulkan informasi. Mutan dengan kode nama Copycat ini bisa meniru penampilan dan kekuatan mutan lain, membuatnya menjadi lawan tangguh yang sulit diprediksi.

Kemampuan Copycat :

Advertisement

1. Metamorfosis Sempurna: Copycat memiliki kemampuan untuk mengubah penampilan fisiknya menjadi manusia lain, bahkan mutan lain, dengan sempurna. Dia mampu meniru detail fisik seperti rambut, mata, pakaian, dan bahkan suara mereka.

2. Meniru Kekuatan Mutan: Kemampuan Copycat yang paling berbahaya adalah meniru kekuatan mutan lain. Ketika dia berubah menjadi mutan, dia tidak hanya mendapatkan penampilan mereka, tetapi juga kekuatan super mereka. Hal ini membuatnya menjadi lawan yang sangat tangguh dan tak terduga.

3. Keahlian Bertahan Hidup: Selain kemampuan supernya, Copycat juga memiliki keahlian lain yang membuatnya menjadi agen rahasia yang cakap. Dia ahli dalam bela diri, infiltrasi, dan penipuan.

4. Manipulasi Emosional: Copycat mampu meniru emosi orang lain, membuatnya mudah untuk memanipulasi mereka. Dia dapat menggunakan kemampuan ini untuk mendapatkan informasi, mendapatkan kepercayaan, atau bahkan membuat mereka jatuh cinta padanya.

Advertisement

5. Kemampuan Beradaptasi: Copycat sangat cepat belajar dan beradaptasi. Dia mampu mempelajari cara menggunakan kekuatan mutan baru dengan cepat dan efektif.

Kelemahan Copycat:

Meskipun memiliki banyak kemampuan, Copycat memiliki beberapa kelemahan:

1. Batasan Durasi: Kemampuan transformasi Copycat memiliki batas waktu. Dia tidak dapat mempertahankan bentuk tiruannya selamanya.

Advertisement

2. Kelelahan Fisik: Penggunaan kekuatannya yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan fisik yang signifikan.

3. Ketidakstabilan Mental: Masa lalunya yang kelam dan trauma masa kecilnya dapat membuatnya tidak stabil secara mental.

4. Ketergantungan pada Kekuatan Orang Lain: Copycat tidak memiliki kekuatan supernya sendiri. Dia bergantung pada kekuatan mutan lain yang dia tiru.

Hubungan Rumit dengan Deadpool:

Advertisement

Kisah Copycat dan Deadpool penuh dengan lika-liku. Keduanya pernah bekerja sama, menjadi kekasih, dan bahkan bertarung. Daya tarik Copycat bagi Deadpool tidak hanya pada kemampuannya, tapi juga pada kemiripannya dengan mantan kekasih Wade, Siryn.

Dari Agen hingga Anti-Hero:

Kehidupan Copycat diwarnai perjuangan antara kebaikan dan kejahatan. Dia pernah bergabung dengan kelompok X-Force, bahkan sempat memiliki anak perempuan dari hubungannya dengan Garrison Kane. Namun, masa lalunya yang kelam dan konflik internal membuatnya terseret ke dunia kriminal.

Copycat di Layar Lebar:

Advertisement

Meskipun belum muncul secara eksplisit, karakter Copycat tersirat dalam film Deadpool. Vanessa, kekasih Wade diperankan oleh Morena Baccarin, digambarkan memiliki keahlian bela diri dan kecerdasan yang mirip dengan karakter Copycat di komik. Ini menimbulkan spekulasi tentang keterkaitan Vanessa dengan Copycat di Deadpool 3.

Continue Reading

Movie

Lagu Awing Maweh di Lion King

Published

on

Film The Lion King dirilis tahun 1994 dalam bentuk kartun. Kini tahun 2019 kembali dirilis ulang dalam bentuk CGI. Banyak pro kontra dengan tampilan baru Simba dan kawan kawan ini. Hal ini dikarenakan gerakan hewan dibuat serealistis mungkin sehingga ekspresinya menjadi tidak kentara. Banyak yang bilang seperti menonton Discovery Channel 😀 Film ini juga dihiasi dengan beragam lagu diantaranya Can You Fell The Love Tonight yang dulu dinyanyikan Elton John dan kini oleh Beyonce serta ada juga lagu Awing Maweh. Apakah judul asli lagu Awing Maweh di Lion King? (lebih…)

Continue Reading

Movie

Review Singkat Mission Impossible: Fallout

Published

on

Fallout merupakan film keenam dalam franchise Mission Imposible. Film pertama hingga keenam sudah berlangsung selama 22 tahun. Kalau kamu nonton Mission Imposible 1996 pas masih bayi maka saat nonton Fallout kamu seharusnya sudah kuliah 😀 Meski sudah berlangsung dua dekade namun pemeran utamanya tetap sama yaitu Tom Cruise sebagai Ethan Hunt. (lebih…)

Continue Reading