Ada bermacam kelebihan dan kekurangan di WordPress.com. Enaknya simple dan tinggal pakai. Sedangkan tidak enaknya karena tidak bisa ditambahi plugin, themes ataupun script sesuai selera kita. Bagaimanakah jika ingin pindah ke hosting sendiri? Berikut ini ada sedikit tutorialnya.

darmawanblog

Cara Export WordPress.com

  • Dari dashboard pilih Tools – Export.
  • Ada 2 pilihan, export biasa atau yang berbayar alias dipindahkan tim WordPress. Pilih yang biasa saja (Export).
  • Jika ingin export semua, tinggal klik Download Export File. File yang didownload berbentuk xml.
  • Namun jika blog Anda databasenya besar, biasanya ditengah-tengah download akan macet.
  • Agar bisa diunduh maka harus download bagian yang lebih kecil. Misalnya dibagian Start Date pilih May 2011 dan End Date nya Juni 2011. Agak lama memang downloadnya karena perbulan atau 3 bulan. Jika tidak ingin repot Anda bisa juga minta database yang sudah dipotong-potong ke WordPress.com.

Cara Import di Hosting Sendiri


  • Dari dashboard pilih Tools – Import.
  • Kemudian pilih WordPress.
  • Akan ada notifikasi untuk install plugin importer. Klik Install Now di kanan atas.
  • Setelah selesai klik Active Plugin & Run Importer.
  • Akan ada halaman untuk Import. Di kotak dialog klik Browse dan pilih file xml yang tadi didownload. Pastikan ukuran filenya tidak melebihi batas maksimun yang ditentukan misal Maximum size: 8MB.
  • Setelah selesai akan muncul halaman untuk menetapkan pengguna dan import attachment (gambar, doc, pdf dll). Kalau saya tidak mengimport attachmentnya agar lebih hemat space hosting. Jadi file gambar tetap ada di WordPress.com.

Selesai sudah memindah blog dari WordPress.com ke hosting sendiri. Namun  fitur-fitur yang ada di WordPress.com tidak otomatis ada di hosting sendiri. Misalnya archives/daftar isi. Anda perlu menambahkan plugin sendiri agar kode archives bisa berjalan.

Paling mudah dengan menginstall plugin Jetpack. Ini adalah plugin agar hosting sendiri fiturnya bisa mirip WordPress.com. Namun memakai Jetpack-pun tidak semua fitur ada. Jadi perlu menambahkan plugin lain sesuai kebutuhan.

Mengenai enak tidak enak WordPress.com dengan hosting sendiri pernah saya tulis disini – Adu Jotos WordPress.com Vs WordPress.org.

Semoga Bermanfaat


29 KOMENTAR

  1. Untuk blog pribadi enakan pke wp.com tp untuk komersil enak host sendiri. Pernah mindahin blog pribadi ke host sndiri tp kurang nyaman, al hasil di balik lg ke wp.com.

  2. Untuk maximal ukuran file XML yg diimport itu tergantung hosting jg mas. Saya sudah berkali2 pindah hosting. Di byethost gratisan max. 1,4 MB, rata2 hosting gratis lain max. 2MB, dan rata2 hosting premium max. 8MB.

    Tp biar uploadnya cepet biasanya file xmlnya aku buat file arsip/gzip (.gz) dulu. Ukuran file XML saya sekitar 2MB dan setelah di gzip jadi hanya 280-an KB. Maklum saya pake hp jadi milih cara-cara alternatif 😀

  3. Buat kamu yang pengen terjun didunia bisnis online dan ingin mendapat penghasilan total, jangan tanggung2, ciptakan brand kamu sendiri untuk mendapatkan peluang lebih banyak lagi, dengan memiliki nama Domain & hosting sendiri untuk brand bisnis Anda dan meningkatkan gengsi & nilai tawar Anda. jgn tunggu lama2 sebelum domain idaman anda menjadi milik orang lain.

    kami adalah Hosting terbaik sampai saat ini, data perbandingannya bisa Anda lihat disini http://www.mylifehost.com/perbandingan-mlh-dengan-web-host-lain

    kami juga punya paket Family – Rp. 10 rb perbulan.
    Hubungi kami di 0857 619 44 927 atau kirim email ke: support@mylifehost.com

KOMENTAR

Tulis komentar Anda
Tuliskan nama Anda disini