Seberapa Tangguhkah Ponsel Lokal


Ini edisi ngeblog tapi tidak ada bahan hehe. Kali ini hanya akan sedikit bercerita saja mengenai ponsel lokal yang kemarin saya beli. Ponsel yang dicari adalah yang memiliki fitur dual sim card dan dual on. Sebenarnya merk branded juga ada, namun akhirnya pilihan jatuh pada ponsel lokal alias buatan china. Sekalian ingin mencoba seberapa tangguh ponsel lokal. Kebanyakan orang bilang kalau kualitasnya rada2 kurang bagus.  Bahkan pas saya beli ada yang lagi komplain hape lokalnya error 😀 . Berikut ini sedikit ceritanya, tapi ini bukan review atau promo suatu produk lho.

Saat lihat2 di counter belum ada bayangan akan membeli merk apa. Setelah liat2 beberapa ponsel lokal akhirnya memutuskan untuk membeli ponsel Nexian, tepatnya seri Koprol G821. Harganya sekitar 600-700an ribu. Kayak beli kucing dalam karung, karena asal comot saja hehe.

nexian Koprol

Tapi ternyata ponsel yang dirilis beberapa bulan lalu ini secara fisik lumayan mantab. Bahannya kokoh dan kayaknya bukan plastik sehingga rada berat saat dipegang. Menu ponsel berjalan cepat dan tidak lemot. Internet pakai edge, jadi lumayan juga. Navigasi memakai buletan (trackball). Saat menginstall beragam aplikasi java dapat berjalan dengan lancar. Kemarin coba install Opera Mini 5.1, Nimbuzz, shMessenger, Google Maps, Snaptu.



Yang tidak saya suka hanyalah input hurufnya yang harus banyak klik. Rata2 aplikasi java menjadi tidak bisa nulis inline (langsung dikotak textbox). Serta tidak dapat multi tasking 2 java. Suara sms juga tidak dapat diganti sesuai selera. Hape ini tidak ada tipinya, padahal sebenarnya pengen ada tipinya buat liat sinetron hehehe.

Sudah 2 hari berjalan dan hape ini masih baik2 saja. Kalau dari segi performa sebenarnya lumayan juga. Hampir seperti SE W810i saya yang dulu, walau untuk input huruf, ringtone dan kamera masih bagusan SE. Sampai berapa minggu atau bulankah ketangguhan ponsel ini? Kita lihat saja nanti, saya akan tulis ketangguhannya setahun lagi, saat garansi sudah habis 😀

Oh ya, jika Anda menginginkan ponsel dual sim yang keduanya nyala (dual on) namun branded dapat memilih Samsung, LG atau Nokia. Saat ini yang tergres adalah Samsung E2152, LG GX200 atau yang akan datang yaitu Nokia C2. Harganya sekitar 800-900an dengan desain candybar. Kalau Nokia c2 belum tahu harganya, mungkin sekitar kisaran itu juga.

Apakah ada yang punya pengalaman lain dengan hape lokal? QWERTY tampaknya sudah akan tenggelam di tahun2 mendatang, tergantikan oleh ponsel sentuh maupun ponsel ber sistem operasi android serta berbentuk tablet. Trend itu selalu berganti, soalnya disini kan yang lebih utama trendnya dibanding teknologinya 😀

Semoga Bermanfaat

 

55 Comments

  1. Evano
  2. bhay
  3. EDY IRIANTO

Leave a Reply

*