Review Film Kong: Skull Island

King Kong identik dengan adegan bergantungan di Empire State Building melawan serbuan pesawat. Namun adegan tersebut  tidak akan Anda temui di film terbaru King Kong berjudul Kong: Skull Island (2017). Setting waktu tidak lagi di era tahun 1933, melainkan tahun 1970-an saat terjadi perang Vietnam. Disini King Kong juga ditampilkan lebih besar daripada versi sebelumnya yaitu tingginya mencapai 100 kaki.

Sederet bintang ternama memperkuat film ini, seperti Tom Hiddleston, Samuel L. Jackson, Brie Larson, John C. Reilly dan John Goodman, serta dipercantik oleh aktor asia yaitu Jing Tian yang pernah menghiasi film The Great Wall.



Review Film Kong: Skull Island



Pada tahun 1973, James Conrad (Tom Hiddleston) direkrut oleh Bill Randa (John Goodman) dan Houston Brooks (Corey Hawkins) untuk melakukan ekspedisi ke Skull Island. Tempat misterius yang konon belum pernah tersentuh oleh manusia. Mereka kesana untuk mengeksplorasi wilayah yang belum dipetakan. Oleh karena itu sebuah pasukan di Vietnam pimpinan Kolonel Packard (Samuel L. Jackson) mendapat misi membantu ekspedisi sebelum mereka ditarik pulang. Ikut dalam rombongan tersebut seorang wartawan anti perang bernama Mason Weaver (Brie Larson). Kisah selanjutnya mudah ditebak yaitu mereka mendapat perlawanan dari King Kong dan monster lain yang mendiami pulau tersebut serta terjadi konflik diantara mereka sendiri.

Review Film Kong: Skull Island

Film yang posternya mirip Apocalypse Now ini berdurasi 120 menit dan disutradarai oleh Jordan Vogt-Roberts. Jalan ceritanya ringan dan mudah dipahami, namun beberapa scene terlihat agak tergesa-gesa dan dialog terasa kaku. Jokes yang diselipkan juga terkesan agak garing.

Pemandangan di Skull Island ditampilkan dengan indah sedangkan efek CGI dalam film ini terbilang campur aduk. Ada yang terlihat halus namun ada juga yang terlihat kasar. Adegan action cukup intens dalam beberapa scene, penuh ledakan dan auman. Sedangkan musik latar disuguhi dengan rock era tahun 70an seperti Creedence Clearwater Revival, Black Sabbath dan The Stooges.

Di Indonesia film ini diperuntukkan untuk 13 tahun keatas, banyak adegan kekerasan sehingga tidak cocok untuk anak dibawah ketentuan usia.

Setelah film selesai akan ada tambahan adegan (After Credit). Kalau malas menunggu, ini dia after credit film Kong: Skull Island

After credit Kong: Skull Island
Tentang adanya monster lain selain King Kong, yaitu Godzilla, Mothra dll. Mungkin akan ada King Kong vs Godzilla ataupun sequel Godzilla lainnya.

Secara keseluruhan Kong: Skull Island (2017) lumayan enak ditonton untuk sekedar hiburan. Menurut saya mendapat 7 dari 10 bintang.

Semoga Bermanfaat

2 Comments

Leave a Reply

*