Membuat CCTV dengan Openwrt dan Mjpg-Streamer di Router Huawei HG553 (Part 1)

Ada beberapa router yang bisa diinstal dengan Openwrt. Openwrt sendiri adalah distro linux buat perangkat keras.  Kali ini akan mencoba memasang openwrt di router Huawei HG553 dan menjadikannya sebagai cctv sederhana dengan menggunakan webcam. Bisa juga untuk router lain semisal mr3220, mr3420 dan sejenisnya. Cuma agak beda dikit pas install awal saja.

Alat yang dipergunakan:



  • Router Huawei HG553 (sekitar 130rban harganya)
  • Webcam (Bisa pakai yang 50rban atau yang lebih mahal)
  • Modem (Bisa gsm atau cdma,  saya memakai Smartfren EC 176-2)
  • Usb hub dan flashdisk apabila ingin merekam snapshot video.

Softwarenya:

  • Putty (Bisa diunduh disini – Download Putty )
  • Openwrt untuk Huawei HG553, saya memakai versi Rainz Kazekage yg saya dapatkan di grup fb openwrt. Di versi ini usb port bawah bisa bekerja dengan baik. Silakan download disini Download (link diupdate Juni 2014) atau bisa pakai versi Tizaros (tapi usb bawah tidak jalan) – download. Atau jika eror silakan mencari versi updatenya di Group Facebook Openwrt .

Tampilan routernya seperti ini



hg553 openwrt webcam cctv

Pertama-tama adalah mengubah router dari firmware bawaan ke Openwrt. Tapi kalau sudah install openwrt bisa install ulang dengan firmware diatas atau langsung saja install driver dan aplikasi webcam.

Install Openwrt

  • Rubah IP Komputer menjadi 192.168.1.2. Jika memakai windows 7 caranya dari Control Panel – Network and Internet – Network Connection – pilih Local Area Network – Klik Kanan kemudian Properties – pilih Internet Protocol Version 4 kemudian klik properties – pilih Use the following IP Address. Ip address: 192.168.1.2 Subnet mask: 255.255.255.0 Default Gateway: 192.168.1.1.
  • Matikan router kemudian colok kabel lan ke salah satu port router. Pencet tombol reset yang ada di samping kiri lubang colokan power. Pencet terus sambil router dinyalakan dan tetap dipencet selama kurang lebih 30 detik.
  • Kemudian silakan masuk ke 192.168.1.1 akan muncul halaman untuk update software. Klik browse dan pilih file bin openwrt yang tadi sudah didownload. Kemudian update software. Akan muncul halaman bahwa proses sedang berjalan, sekitaran 2-3 menitan. Jika sudah selesai nanti akan reboot sendiri.

gateway huawei

  • Setelah reboot warna lampu jadi merah. Kemudian akses kembali melalui 192.168.1.1. Jika masih belum bisa silakan tunggu beberapa saat dan coba akses kembali. Jika berhasil akan masuk halaman login Openwrt.

openwrt

Setting Openwrt

  • Password belum ada jadi silakan langsung klik Login. Kemudian masuk ke System – Administration untuk set password. Setelah selesai klik Save & Apply.
  • Selanjutnya set wifi di Network – Wifi. Klik Edit dan setting sesuai selera. Untuk set password wifi ada di tab Wireless Security. Setelah selesai klik Save & Apply dan klik tombol Enable. Wifi sudah on dan bisa konek dengan wifi.

 openwrt2

  • Untuk set modem klik Network – Interfaces – Add New interface. Isi nama sesuai selera misal 3G. Protocol of the new interface pilih UMTS/GPRS/EVDO. Klik Submit.

openwrt6

  • Tancapkan modem, nanti router akan mendetek modem device. Di list modem device sudah ada dev/ttys0 namun modem bukanlah yang itu. Refresh halaman maka akan bertambah misal  /dev/ttyUSB0. Saya memakai beberapa modem merk huawei dan bisa langsung kedetek. Kalau belum kedetek bisa ikuti cara-cara disini.

openwrt8

  • Kemudian pindah ke tab Firewall Setting. Ubah ke wan. Klik Save & Apply

openwrt9

Install Driver dan Aplikasi Webcam

  • Untuk install driver dan aplikasi webcam silakan masuk ke System – Software. Klik Update List, tunggu sampai selesai dan muncul pesan sukses.

openwrt10

  • Kemudian di bagian: Download and install package isi dengan: kmod-video-uvc mjpg-streamer dan klik OK. Tunggu sampai selesai prosesnya.
  • Matikan router. Tancapkan webcam ke port bagian bawah. Nyalakan router kembali.
  • Buka putty, hostname isi dengan 192.168.1.1. Kalau ada peringatan klik Yes. Login as: root, password sesuai password Anda.

putty

  • Ketik: ls /dev , seharusnya akan ada video0 (video nol).

Flashdisk

Jika ingin merekam snapshot video maka harus mempergunakan flashdisk agar kapasitas penyimpanan lebih besar. Kalau di memori bawaan hanya sisa 9 mega saja. Flashdisk hanya dipergunakan sebagai media penyimpanan saja dan file sistem tetap berada di router.

  • Silakan format dahulu flashdisk ke format ext4 misal dengan Mini Tool Partition Wizard.
  • Kemudian masuk ke System  – Mount Points.
  • Dibagian Mount Points klik Add.
  • Centang Enable This Mount. pilih sesuai dikenalinya flashdisk Anda, biasanya di sda 5. Mount point ketik:/ www/motion ,Filesystem: ext4.  Tidak usah centang yang pilihan paling bawah. Setelah selesai Save & Apply.

mount point

 

Mjpg-Streamer

1. Menjalankan Mjpg-Streamer

Untuk menjalankan mjpg-streamer, dari putty silakan ketik:

  • mjpg_streamer -i “input_uvc.so -d /dev/video0” -o “output_http.so -w /www/webcam –port 8080”

Jika muncul eror gunakan format yang ini:

  • mjpg_streamer -i “input_uvc.so -d /dev/video0 -y” -o “output_http.so -w /www/webcam –port 8080”

Ditambahi -y dibagian input, maksudnya adalah mempergunakan format yuv. Kalau yang sebelumnya memakai format mjpeg. Kadang ada webcam yang mendukung format mjpeg, kadang yuv, kadang bisa keduanya.

2.Menampilkan Webcam

Buka Browser di 192.168.1.1:8080, akan muncul halaman yang menampilkan webcam Anda.Bisa dipilih beragam format misal hanya gambar statis atau streaming dengan javascript.

mjpegstreamer

3. Menjalankan Mjpg-Streamer di Background

Jika jendela putty tadi ditutup maka webcam akan off. Jika ingin tetap on gunakan format:

  • mjpg_streamer -b -i “input_uvc.so -d /dev/video0” -o “output_http.so -w /www/webcam –port 8080”

atau yang versi yuv:

  • mjpg_streamer -b -i “input_uvc.so -d /dev/video0 -y” -o “output_http.so -w /www/webcam –port 8080”

Sedangkan jika sudah bekerja di background dan ingin membunuh paksa silakan ketik : killall mjpg_streamer

4. Merekam Snapshot

Untuk merekam snapshot gambar format yang digunakan:

  • mjpg_streamer -i “input_uvc.so -d /dev/video0 ” -o “output_http.so -w /www/webcam –port 8080” -o “output_file.so -f /www/motion/ -d 5000”

Bagian akhir ada -d 5000, artinya adalah menyimpan snapshot gambar tiap 5 detik dan disimpan di /www/motion (lokasi dimana tadi flashdisk di mount). Untuk membuka hasil snapshot silakan buka 192.168.1.1/motion.

5. Membuat Satu File Snapshot

Pada dasarnya Mjpg-Streamer membuat file secara terus menerus tiap beberapa detik, dimana tidak ada pengaturan untuk merubah nama atau membuat 1 file snapshot saja. Oleh karena itu jika ingin membuat 1 file snapshot saja dibutuhkan langkah tambahan.

  • Silakan masuk ke putty kemudian ketik: vi /bin/snapshot
  • Pencet tombol: i untuk mengaktifkan pengeditan.
  • Ketik: mv -f “$1” /www/motion/snapshot.jpg
  • Setelah itu tekan tombol escape dan ketik :wq untuk menyimpan.
  • Agar file tersebut bisa berjalan maka harus mengganti ijin file ke 755. Caranya ketik: chmod 755 /bin/snapshot

Untuk menjalankan ketik:

  • mjpg_streamer -b -i “input_uvc.so -d /dev/video0 ” -o “output_http.so -w /www/webcam –port 8080” -o “output_file.so -c /bin/snapshot -d 5000”

Tiap 5 detik akan dibuat 1 file dengan  nama snapshot.jpg di folder /www/motion. Untuk mengakses snapshot tersebut bisa melalui 192.168.1.1/motion/snapshot.jpg.

6. Menjalankan Mjpg-Streamer Secara Otomatis

Agar mjpg-streamer bisa berjalan saat router dinyalakan silakan masuk 192.168.1.1 kemudian System – Start Up – scroll ke paling bawah bagian Local Startup, taruh format untuk menjalankan mjpg-streamer dibagian sebelum exit 0. Silakan reboot router maka mjpg-streamer akan otomatis menyala.

Sayangnya mjpg-streamer hanya bisa merekam snapshot secara terus menerus. Apabila ingin yang bisa merekam berdasar gerakan maka bisa memakai aplikasi motion. Yang sering saya pakai adalah yang aplikasi motion karena fiturnya lebih banyak. Tentang motion dan pembahasan lain akan saya tulis di postingan berikutnya. Pembahasan lain misalnya memakai 2 webcam bersamaan, menyambung ipcam ke motion, upload ke dropbox dan ftp, simpan snapshot menjadi video dsb.

Selanjutnya: Membuat CCTV dengan Openwrt dan Motion di Router Huawei HG553 (Part2)

Jika terjadi eror resiko ditanggung sendiri ya 😀 karena oprek-oprek memang kadang beresiko. Kalau ditanya teorinya saya tidak tahu, karena hanya orang awam saja, modal nekad mencoba-coba. Terakhir belajar komputer hanya ws dan lotus semasa sma 😀

Semoga Bermanfaat

51 Comments

  1. Andika
  2. andika
      • andika
  3. wawan setiawan
  4. RiFi

Leave a Reply

*